Pertandingan menarik akan tersaji pada lanjutan BRI Super League pekan ke-18 saat Dewa United menjamu Arema FC di Banten International Stadium, Senin (25/1) malam WIB. Laga Dewa United vs Arema FC bukan sekadar duel biasa, melainkan pertarungan langsung dua tim papan tengah yang hanya terpaut satu poin di klasemen. Dengan kondisi tersebut, hasil pertandingan akan sangat menentukan posisi mereka dalam persaingan menuju papan atas.
Dewa United dan Arema FC sama-sama mengincar kemenangan demi memperbaiki posisi klasemen dan menjaga momentum di paruh musim. Atmosfer pertandingan dipastikan panas karena kedua tim memiliki kualitas individu mumpuni serta motivasi besar untuk saling mengungguli.
Menjelang laga ini, Dewa United menempati peringkat ke-11 klasemen BRI Super League dengan koleksi 20 poin. Sementara itu, Arema FC berada satu tingkat di atasnya di posisi ke-10, unggul tipis satu poin. Situasi ini membuat pertandingan menjadi duel enam poin, karena kemenangan akan langsung menggeser posisi lawan.
Bagi Dewa United, bermain di kandang sendiri menjadi modal penting. Mereka tentu ingin memanfaatkan dukungan publik Banten untuk menyalip Arema FC sekaligus mendekat ke zona aman papan tengah. Di sisi lain, Arema FC datang dengan tekad kuat untuk mempertahankan posisi dan membalas kekalahan di pertemuan pertama.
Dewa United dikenal sebagai tim yang cukup produktif ketika menguasai bola. Mereka memiliki sejumlah pemain kreatif di lini depan yang mampu membuka ruang dan menciptakan peluang dari berbagai situasi. Pola serangan cepat dari sisi sayap serta keberanian melakukan tembakan jarak jauh menjadi ciri khas permainan mereka.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, Dewa United kerap mampu menekan lawan melalui kombinasi umpan pendek dan pergerakan tanpa bola. Hal ini membuat mereka berbahaya, terutama ketika menghadapi tim dengan pertahanan rapuh.
Meski tajam saat menyerang, Dewa United masih menyimpan persoalan serius di sektor transisi negatif. Ketika kehilangan bola, koordinasi lini tengah dan belakang sering terlambat, sehingga memberi ruang bagi lawan untuk melakukan serangan balik.
Ketiadaan gelandang bertahan yang tampil konsisten menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih. Absennya sosok jangkar yang mampu memutus serangan lawan membuat lini belakang Dewa United kerap berada dalam tekanan, terutama menghadapi tim dengan striker cepat.
Arema FC datang ke laga ini dengan catatan pertahanan yang belum ideal. Sebanyak 23 gol telah bersarang di gawang Singo Edan dari 17 pertandingan, sebuah angka yang menunjukkan rapuhnya koordinasi lini belakang. Kesalahan individu dan lemahnya antisipasi bola mati sering menjadi sumber masalah.
Situasi ini semakin rumit setelah Arema FC dipastikan kehilangan bek andalan, Luis Gustavo, yang harus menepi akibat cedera. Absennya pemain ini berpotensi memengaruhi soliditas pertahanan, terutama saat menghadapi tekanan intens dari tuan rumah.
Meski demikian, Arema FC tetap memiliki keunggulan dari sisi mental dan pengalaman. Sebagai salah satu tim besar di Indonesia, Singo Edan terbiasa bermain di bawah tekanan. Beberapa pemain senior di skuad Arema FC diharapkan mampu menjadi penyeimbang dan pemimpin di lapangan.
Dalam situasi tertentu, Arema FC juga cukup efektif memanfaatkan peluang melalui serangan balik cepat. Jika mampu menjaga kedisiplinan dan fokus sepanjang laga, mereka tetap berpeluang mencuri poin di kandang Dewa United.
Pada pertemuan putaran pertama, Arema FC harus menelan kekalahan 1-2 di Stadion Kanjuruhan. Dalam laga tersebut, Alex Martins dan Taisei Marukawa menjadi mimpi buruk bagi lini belakang Singo Edan setelah berhasil membobol gawang Lucas Frigeri.
Arema FC sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Dalberto Luan di menit-menit akhir, namun upaya tersebut belum cukup untuk menghindari kekalahan. Hasil tersebut tentu masih membekas dan menjadi motivasi tambahan bagi Arema FC untuk membalas di pertemuan kali ini.
Pertarungan di lini tengah akan menjadi kunci utama laga ini. Dewa United perlu menemukan solusi untuk menutup ruang gerak playmaker Arema FC, sementara Singo Edan harus mampu memutus aliran bola kreatif tuan rumah sejak awal.
Tim yang mampu menguasai lini tengah dan memenangkan duel perebutan bola berpeluang besar mendominasi jalannya pertandingan.
Dengan sama-sama memiliki kelemahan di lini belakang, laga ini berpotensi menghadirkan banyak peluang. Efektivitas penyelesaian akhir akan sangat menentukan hasil akhir. Tim yang lebih tenang dan klinis di depan gawang kemungkinan besar keluar sebagai pemenang.
Pertandingan diprediksi berjalan terbuka dan penuh intensitas sejak menit awal. Dewa United kemungkinan tampil agresif dengan memanfaatkan keunggulan sebagai tuan rumah. Arema FC, di sisi lain, akan mencoba bermain lebih pragmatis sambil menunggu celah melalui serangan balik.
Jika Dewa United mampu memperbaiki transisi negatif dan menjaga konsentrasi lini belakang, mereka memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan. Namun, jika Arema FC sukses memanfaatkan kelemahan tersebut, laga bisa berakhir dengan skor imbang atau bahkan kemenangan tim tamu.
Melihat kondisi kedua tim, performa terkini, serta faktor kandang, laga ini diperkirakan berlangsung ketat.
Prediksi skor: Dewa United 2-1 Arema FC.
Namun demikian, hasil akhir tetap sangat bergantung pada disiplin taktik, kesiapan mental, dan kemampuan masing-masing tim memanfaatkan peluang. Satu kesalahan kecil saja bisa mengubah jalannya pertandingan.
Laga Dewa United vs Arema FC di pekan ke-18 BRI Super League menjadi salah satu pertandingan yang layak dinantikan. Selain mempertemukan dua tim dengan jarak poin yang sangat tipis, duel ini juga sarat gengsi dan kepentingan klasemen.
Dengan kekuatan menyerang yang dimiliki Dewa United dan pengalaman Arema FC, pertandingan dipastikan berjalan seru dan penuh drama. Bagi pecinta sepak bola nasional, laga ini menjadi tontonan wajib yang berpotensi menghadirkan kejutan hingga peluit akhir dibunyikan.
Prediksi Susunan Pemain Dewa United vs Arema FC
Dewa United FC (4-3-3): Sonny Stevens; Rizdjar Nurviat, Nick Kuipers, Brian Fatari, Edo Febriansyah; Theo Numberi, Ricky Kambuaya, Alexis Messidoro; Taisei Marukawa, Alex Martins, Noah Sadaoui.
Pelatih: Jan Olde Riekerink
Arema FC (4-3-3): Lucas Frigeri; Bayu Setiawan, Odivan Koerich, Julian Guevara, Iksan Lestaluhu; Matheus Blade, Gustavo Franca, Arkhan Fikri; Salim Tuharea, Dalberto Luan, Gabriel Silva.
Pelatih: Marcos Santos
Head to Head Dewa United vs Arema FC

5 pertemuan terakhir
13/09/2025 Arema FC 1-2 Dewa United
11/01/2025 Dewa United 2-0 Arema FC
12/08/2024 Arema FC 0-0 Dewa United
02/11/2023 Arema FC 2-1 Dewa United
02/07/2023 Dewa United 1-0 Arema FC